Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Timur memastikan pasokan listrik untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maba dalam kondisi aman dan stabil menjelang agenda peresmian yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Maret 2026.
Sekretaris Daerah Haltim, Ricky CH Richfat, mengatakan koordinasi intensif telah dilakukan dengan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN), baik di Maba maupun Ternate, guna menjamin keandalan suplai listrik saat peresmian hingga operasional penuh rumah sakit.
“Kami sudah berkomunikasi dengan Kepala PLN di Maba dan Ternate. Pada prinsipnya mereka siap menjadi bagian tak terpisahkan dari suksesnya peresmian RSUD Maba,” ujar Ricky, Senin (24/2/2026).
Menurutnya, hingga kini pasokan listrik ke RSUD Maba terus dipantau bersama pihak rekanan dan manajemen rumah sakit. PLN juga telah menyanggupi pemenuhan kebutuhan daya inti sesuai standar operasional, termasuk untuk mendukung seluruh alat kesehatan (alkes) yang telah terpasang.
“Teman-teman di PLN menyanggupi kebutuhan daya yang sudah ditetapkan. Untuk kebutuhan alat kesehatan sudah final,” jelasnya.
Ricky menegaskan, kestabilan listrik menjadi aspek krusial dalam operasional rumah sakit, terutama untuk menunjang peralatan medis vital seperti ventilator, mesin anestesi, serta perangkat penunjang tindakan medis lainnya.
“RSUD membutuhkan dukungan listrik yang stabil dan kontinu agar seluruh peralatan medis dapat berfungsi optimal. Ini menyangkut keselamatan dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Pemkab Haltim berharap, dengan dukungan infrastruktur kelistrikan yang andal, RSUD Maba dapat beroperasi maksimal sejak diresmikan dan menjadi pusat layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat di wilayah timur Maluku Utara.











