BerandaEkonomi & Politik

Telur Stabil, Harga Ikan dan Ayam Naik Jelang Ramadhan di Pasar Bastiong Ternate

36
×

Telur Stabil, Harga Ikan dan Ayam Naik Jelang Ramadhan di Pasar Bastiong Ternate

Sebarkan artikel ini
Suasana aktifitas di Pasar Perikanan Bastiong, Ternate. (Foto: Abdul Malik)

Ternate – Sejumlah harga komoditas pangan di Pasar Bastiong menunjukkan tren kenaikan menjelang bulan suci Ramadhan. Meski beberapa bahan pokok masih stabil, lonjakan harga ikan dan ayam mulai dirasakan pedagang maupun konsumen dalam beberapa hari terakhir.

Ibu Irma, salah satu pedagang telur, mengatakan harga telur masih relatif stabil di kisaran Rp2.300 hingga Rp2.400 per butir. Kondisi ini dinilai sedikit membantu masyarakat yang mulai menyiapkan kebutuhan pokok menjelang Ramadhan.

“Harga telur tidak berubah banyak, masih seperti biasa,” ujarnya.

Namun, situasi berbeda terjadi pada komoditas ikan. Salah satu pedagang ikan, Sofyan, mengungkapkan harga ikan mengalami kenaikan dari Rp25.000 menjadi Rp30.000 per kilogram. Menurutnya, kenaikan tersebut mulai berdampak pada daya beli masyarakat.

“Harga ikan naik cukup terasa. Pembeli mulai mengurangi jumlah belanja karena harga makin tinggi,” katanya.

Kenaikan juga terjadi pada daging ayam. Dayat, pedagang ayam di pasar tersebut, menyebut harga ayam naik dari Rp41.500 menjadi Rp44.500 per kilogram. Selain faktor permintaan menjelang Ramadhan, keterbatasan stok juga menjadi penyebab kenaikan harga.

Sementara itu, pedagang musiman menjual ayam dengan harga lebih rendah, yakni berkisar Rp35.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

Dari sisi konsumen, kenaikan harga ini mulai dikeluhkan. Ida, salah satu pembeli ikan, mengaku kenaikan harga cukup membebani pengeluaran rumah tangga.

“Harga ikan sekarang sudah tinggi sekali. Banyak pembeli jadi kesulitan,” ujarnya.

Kenaikan harga ikan dan ayam diduga dipicu cuaca buruk yang mengganggu pasokan dari nelayan serta distribusi daging ayam. Kondisi ini membuat stok terbatas dan mendorong harga naik di tingkat pasar.

Meski harga telur masih stabil, lonjakan harga komoditas lain menjelang Ramadhan tetap menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *