Repostnews — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Galela Utara melaksanakan kegiatan Kemenag Berbagi Sembako sebagai wujud kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pembagian sembako tersebut dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80, Selasa (20/01/2026).
Sebanyak 30 paket sembako disalurkan kepada anak yatim piatu dan para janda, yang terbagi dalam dua kelompok penerima manfaat, yakni 15 orang beragama Islam dan 15 orang beragama Kristen tepatnya di Desa Salimuli, Togasa dan Tutumaloleo.
Kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan, toleransi, dan pelayanan Kementerian Agama kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang agama.
Penyerahan bantuan secara langsung dilakukan oleh Kepala KUA Kecamatan Galela Utara, Bapak Abdul Manaf Cobobi, S.Ag, didampingi Bapak Ustaz H. Latif Hi. Ahmad, S.Pd, sebagai perwakilan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) KUA Kecamatan Galela Utara.
Namun menariknya, proses penyaluran bantuan sembako tidak berjalan lancar dimana Tim penyalur sembako KUA Galela Utara harus melewati Sungai Ake Aru di Desa Bobisingo yang masih dalam kondisi arus deras, karena jembatan penghubung sudah putus akibat dari banjir.
Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para ASN KUA. Mereka tetap melaksanakannya untuk tetap menyalurkan bantuan kepada para penerima manfaat.
Kepala KUA Galela Utara Abdul Manaf Cobobi menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan, sekaligus menghidupkan nilai-nilai pengabdian yang menjadi ruh Hari Amal Bakti.
“Momentum HAB ke-80 ini kami maknai sebagai penguatan nilai kepedulian, pengabdian, dan persaudaraan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para penerima dan menjadi ladang amal bagi kita semua,” ujarnya.
Kegiatan Kemenag Berbagi Sembako diharapkan dapat mempererat hubungan antara KUA, ASN Kementerian Agama, dan masyarakat, serta meneguhkan semangat moderasi dan toleransi antara umat beragama dan solidaritas sosial di Kecamatan Galela Utara dan Kabupaten Halmahera Utara.











