Repostnews — Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Timur Ricky Chairul Richfat resmi terpilih kedua kalinya memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Haltim periode 2025–2029, yang sebelumnya menahkodai KONI Haltim 2021—2025. Ricky mendapatkan kepercayaan kembali dari para perwakilan Cabang Olahraga (Cabor) dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musrokab) yang dibuka Ketua KONI Provinsi Maluku Utara yang juga Wakil Gubernur Sarbin Sehe di Aula Marfa, Sabtu, (27/12/2025).
Musyawarah tersebut diikuti 20 perwakilan Cabor peserta musyawarah dan berlangsung cepat dalam waktu tujuh menit. Terpilihnya Ricky menandai kesepakatan para pemangku kepentingan olahraga di Halmahera Timur dalam melanjutkan program kerja sebelumnya sekaligus menyusun arah dan strategi baru dalam pembinaan prestasi olahraga daerah menjelang berbagai agenda nasional dan internasional.
Ricky Chairul Richfat saat dikonfirmasi usai terpilih menyampaikan apresiasi dan komitmennya mengembangkan olahraga di Halmahera Timur. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus cabang olahraga dan peserta musyawarah yang telah memberikan amanah kepada saya untuk kembali memimpin KONI Halmahera Timur,” ucapnya.
Menurutnya, ini merupakan tanggung jawab besar yang saya emban bersama seluruh pengurus baru. “Kami akan melanjutkan program pembinaan prestasi yang sudah terencana dan meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta stakeholder olahraga untuk mempersiapkan atlet menghadapi berbagai event mendatang, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” sambungnya.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergitas pemerintah daerah dan pihak lainnya termasuk komitmen antar Cabor untuk memperkuat dunia olahraga di Halmahera Timur. “Saya segera memulai konsolidasi pengurus baru serta penyusunan program strategis untuk empat tahun kedepan,” pungkasnya.
Sebagai Sekretaris Daerah, Ricky aktif mendorong pelaksanaan program pemerintah daerah termasuk program prioritas pembangunan dan koordinasi internal Sekretariat Daerah (Setda) dan mendorong akselerasi program prioritas daerah.











