BerandaKabar Publik

Sinergi Unkhair dan Pemkot Ternate, Wujudkan Program Sampah Berkelanjutan

66
×

Sinergi Unkhair dan Pemkot Ternate, Wujudkan Program Sampah Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Pasca Pertemuan. (Foto Istimewa)

Universitas Khairun melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) mulai membangun sinergi bersama Pemerintah Kota Ternate dalam upaya mendorong hilirisasi riset berdampak dan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I Tahun Akademik 2026/2027.

Koordinasi awal tersebut berlangsung di ruang kerja Wali Kota Ternate pada 13 Mei 2026 dan diterima langsung oleh Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si. Pertemuan itu turut dihadiri Kepala LPPM Universitas Khairun, Prof. Dr. Sundari, S.Pd., M.Pd., Sekretaris LPPM Prof. Dr. Hamidin Rasulu, S.Tp., M.P., Ketua P2KM Nurdin I. Muhammad, S.E., M.Si., serta Kasubag Umum LPPM M. As’ad Jamil, S.E.

Pertemuan LPPM Universitas Khairun dan Walikota Ternate. (Foto: Istimewa)

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana kolaborasi pengembangan program riset yang memberi dampak langsung kepada masyarakat, terutama terkait penanganan dan pengelolaan sampah di Kota Ternate. Program tersebut nantinya akan diintegrasikan dengan kegiatan pengabdian masyarakat melalui KKN mahasiswa Universitas Khairun.

Kepala LPPM Universitas Khairun, Prof. Dr. Sundari, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan hasil riset sivitas akademika tidak hanya berhenti di tingkat penelitian, tetapi juga diterapkan secara nyata di tengah masyarakat.

Menurutnya, pengelolaan sampah berbasis edukasi, pemberdayaan masyarakat, hingga inovasi teknologi sederhana perlu terus dikembangkan agar mampu menjawab persoalan lingkungan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, menyambut positif inisiatif tersebut dan mengapresiasi komitmen Universitas Khairun dalam mendukung pembangunan daerah melalui penelitian dan pengabdian masyarakat.
Ia menilai persoalan sampah membutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk perguruan tinggi, untuk menghadirkan solusi yang inovatif dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Ternate juga berharap program KKN Universitas Khairun dapat berjalan secara berkelanjutan minimal selama tiga tahun agar memberi kontribusi nyata melalui edukasi masyarakat, pendampingan pengelolaan sampah, hingga penguatan kesadaran lingkungan di tingkat kelurahan.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Ternate berencana mengundang sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan langsung dengan program pengelolaan sampah untuk melakukan pembahasan lanjutan bersama LPPM Universitas Khairun. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat implementasi program kolaboratif agar lebih terarah dan efektif.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi ini diharapkan menjadi model sinergi dalam menciptakan inovasi, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan pembangunan daerah berbasis riset dan pengabdian masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *