Perusahaan daerah milik Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Perusahaan Daerah Perdana Cipta Mandiri (PD. PCM), memperkuat arah strategi bisnis sekaligus mematangkan persiapan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang akan digelar pada 2026 mendatang.
Langkah tersebut dibahas dalam rapat evaluasi bersama Dewan Pengawas yang berlangsung di Ruang Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur, Senin (23/2/2026). Forum ini menjadi ajang konsolidasi untuk mengevaluasi capaian kinerja 2025 sekaligus merumuskan strategi ekspansi usaha tahun 2026.
Rapat dipimpin Ketua Dewan Pengawas Rickhy Khairul Rifhat, didampingi Sekretaris Dewan Pengawas Ardiansyah Majid serta anggota Mukhlis Husin. Hadir pula jajaran Direksi, yakni Direktur Utama Ir. Tartum, Direktur Operasional Mamat Jalil, Direktur Umum Said Mustafa, dan Direktur Pengawasan Mudafir Lambutu.
Ekspansi ke Sektor Potensial
Dalam pemaparannya, Direktur Utama Ir. Tartum menegaskan bahwa PD. PCM terus mengembangkan lini usaha pada sektor-sektor strategis yang memiliki prospek jangka panjang dan nilai ekonomi tinggi.
Beberapa program yang tengah berjalan antara lain jasa pertambangan, penjajakan kerja sama hilirisasi nikel, distribusi beras untuk Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN, hingga pembangunan fasilitas pendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Ke depan, perusahaan akan terus memperkuat struktur bisnis, meningkatkan profesionalisme pengelolaan, serta membuka peluang kerja sama strategis guna mendorong peningkatan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah,” ujar Tartum.
Menurutnya, diversifikasi usaha menjadi kunci agar perusahaan daerah mampu adaptif menghadapi dinamika ekonomi sekaligus tetap relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Tekankan Tata Kelola Profesional
Ketua Dewan Pengawas Rickhy Khairul Rifhat menegaskan pentingnya penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Ia menilai PD. PCM memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi daerah, pembuka lapangan kerja, serta instrumen peningkatan kemandirian fiskal.
“PD. PCM harus adaptif dan progresif dalam menangkap peluang usaha, namun tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, manajemen risiko, serta tata kelola yang baik,” tegas Rickhy.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah, Dewan Pengawas, dan Direksi agar setiap kebijakan bisnis selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Halmahera Timur dan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.
Momentum Konsolidasi Menuju RUPS 2026
Rapat evaluasi ini menjadi momentum strategis untuk memastikan kesiapan dokumen, laporan kinerja, serta agenda prioritas yang akan dibahas dalam RUPS mendatang. Selain sebagai forum pertanggungjawaban, RUPS juga diharapkan menjadi ruang penegasan arah kebijakan perusahaan ke depan.
Dengan penguatan fondasi manajerial dan strategi bisnis yang lebih terukur, PD. Perdana Cipta Mandiri ditargetkan semakin optimal menjalankan perannya sebagai BUMD yang sehat, kompetitif, dan kontributor signifikan bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Halmahera Timur.











