Repostnews.com — Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di Kabupaten Halmahera Tengah terus berjalan. Dari 30 desa yang mengikuti Pilkades, Kecamatan Pulau Gebe tercatat memiliki tiga desa peserta, yakni Desa Kapaleo, Desa Kacepi, dan Desa Sanaf Kacepo.
Memasuki tahapan pendaftaran bakal calon kepala desa, sejumlah figur mulai bermunculan. Salah satunya adalah Muhtar Tajuddin yang menyatakan kesiapan maju sebagai bakal calon Kepala Desa Sanaf Kacepo.
Kehadiran Muhtar Tajuddin menarik perhatian masyarakat. Jabatan kepala desa dinilai sebagai posisi strategis yang paling dekat dengan warga karena berhadapan langsung dengan berbagai persoalan sosial, aduan, dan kebutuhan mendesak masyarakat yang tidak seluruhnya dapat terakomodasi melalui Anggaran Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD).
“Menjadi kepala desa bukan soal jabatan, melainkan tanggung jawab moral untuk hadir dan memberi solusi atas persoalan masyarakat,” ujar Muhtar Tajuddin.
Ia menegaskan, kepala desa tidak hanya dituntut mampu secara administratif, tetapi juga harus menjaga harmoni sosial, adat, dan nilai keagamaan. Menurutnya, pembangunan desa tidak semata soal fisik, melainkan juga membangun adab, sopan santun, dan saling menghargai yang dikenal dengan nilai Budi Re Bahasa, Ngaku Re Rasai.
Muhtar Tajuddin dinilai sebagai figur yang membawa gagasan kepemimpinan berlandaskan keadaban, etika, dan kepekaan sosial. Dalam visinya, ia berkomitmen mewujudkan masyarakat Desa Sanaf Kacepo yang sehat, cerdas, beradab, dan mandiri melalui pembangunan berbasis budaya gotong royong (Falgali).
“Jika diberi amanah, saya siap mengabdi sepenuh hati. Desa ini milik kita bersama dan harus dibangun secara kolektif,” tutupnya











