BerandaKabar Publik

Musyawarah IKAT UMMU ke-III Bergulir; Konsolidasi Tambang Berkelanjutan

181
×

Musyawarah IKAT UMMU ke-III Bergulir; Konsolidasi Tambang Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Foto bersama usai pembukaan Musyawarah Besar ke-III dan Reuni Akbar IKAT UMMU, di Aula Rektorat UMMU, Ternate, Rabu (28/01/2026). (Foto: Istimewa)

Repostnews.com — Ikatan Alumni Tambang Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (IKAT UMMU) melaksanakan Musyawarah Besar ke-III Periode 2026-2028 dan Reuni Akbar di Aula Rektorat UMMU, Ternate, Rabu (28/01/2026).

Mengusung tema “Sinergi Alumni; Kontribusi untuk Tambang Berkelanjutan”, kegiatan musyawarah ini jadi ruang mempererat silaturahmi antar alumni dari berbagai angkatan dan latar belakang profesi, serta menciptakan peluang kolaborasi profesional antara alumni dan tingkatan mahasiswa atau instansi pendidikan.

Kegiatan yang di hadiri ratusan alumni dan mahasiswa Teknik Pertambangan ini dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Teknik UMMU, Ir. Husen Salahu, S.T., M.T.

Dekan Fakultas Teknik Pertambangan UMMU, Ir. Husen Salahu, M.T. saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Musyawarah Besar ke-III dan Reuni Akbar IKAT UMMU.

Husen Salahu, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya musyawarah besar IKAT UMMU yang ke-III dan juga reuni sesama alumni Teknik Pertambangan.

Menurut dia, kegiatan ini menunjukkan kuatnya ikatan emosional antara alumni dan civitas akademika serta para lulusan.

“Kegiatan ini sangat positif. Kekompakan dan solidaritas antar mahasiswa dan alumni Teknik Pertambangan UMMU sampai hari ini masih terjalin dengan baik,” ujar Husen.

Sementara itu, Ketua IKAT UMMU, Aliyusra Jolo, S.T, M.T., mengatakan bahwa alumni Tambang hingga sekarang berjumlah sekitar 600 orang lebih. Menurut dia, dalam musyawarah ini diharapkan bisa menyusun kembali Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga atau AD/ART.

“Teknik Pertambangan adalah penggerak, jika organisasi ini dibenahi maka kedepan akan lebih baik,” ujarnya.

Ia menuturkan bahwa dirinya memimpin IKAT UMMU berdasarkan hasil musyawarah mufakat.

“IKAT UMMU sudah waktunya kembali pada perannya, sebab alumni adalah penggerak utama karena penggerak utama organisasi,” pungkasnya.

Ia menambahkan, bahwa di masa kepengurusannya, sejumlah program penting telah dijalankan.

“Sejak dipercayakan memimpin, kami menjalankan beberapa program penting, yaitu di antaranya diskusi dan temu alumni. Kegiatan hari ini bisa terlaksana atas kontribusi alumni dan mahasiswa yang selama ini membantu menjalankan roda organisasi,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Faisal Irza Rauf, dalam laporannya menjelaskan, bahwa IKAT UMMU merupakan wadah silaturahmi, komunikasi, dan kolaborasi bagi seluruh lulusan sarjana Program Studi Teknik Pertambangan UMMU.

“Seiring berakhirnya masa bakti kepengurusan periode sebelumnya, maka perlu dilaksanakan
kegiatan Musyawarah Besar, kegiatan ini menjadi momentum untuk meregenerasi
kepengurusan dan merumuskan kembali visi dan misi serta arah gerak organisasi ke depan.,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, momentum ini demi memperkuat jejaring profesional di industri pertambangan.

Selain itu, Bakal Calon Ketua IKAT UMMU periode 2026-2028 yang mengemuka adalah Fajar Kemhay, S.T, dan M. Rikal Wambes, S.T.

Kegiatan Musyawarah Besar dan Reuni Akbar ini dihadiri juga oleh pengurus PERHAPI Maluku Utara, Civitas Akademika UMMU dan pengurus Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *