BerandaHukumKabar Publik

Desak polres halut usus tuntas pelaku penista agama, Aliansi umat muslim halut gelar aksi

125
×

Desak polres halut usus tuntas pelaku penista agama, Aliansi umat muslim halut gelar aksi

Sebarkan artikel ini

Halmahera Utara – Aliansi Umat Muslim Halmahera Utara Menggelar aksi didepan Polres Halmahera Utara pada Jumat 19 September 2025 pukul. 13.36-15:10 WIT.

Dalam Tuntutannya masa aksi mendesak Kapolres Halmahera Utara agar segera mengumumkan hasil pemeriksaan Oknum anggota polres yang Diduga melakukan penistaan agama di media sosial beberapa hari yang lalu.

Masa aksi datang menggunakan mobil pic up dilengkapi dengan sound system. kurang lebih 700 orang hadir dalam aksi tersebut dengan slogan usus tuntas pelaku penista agama, Transparan dan Mempercepat proses sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dalam Aksinya tersebut, Masa menyatakan sikap yang dibacakan oleh isran syukur:

  1. Kapolres Halmahera Utara segera mengusut tuntas pelaku penista agama dan menghina nabi Muhammad saw.
  2. Memberikan Sangsi hukum sesuai aturan yang berlaku dengan memberikan kedisiplinan kepada seluruh anggota
  3. Mendesak Kapolres Secara terbuka dan transparan dihadapan publik.
  4. Apabila Kapolres tidak cepat dan tegas atas sesuai dengan sikap yang disampaikan di media bahwa Tujuh hari tidak mengumumkan secara terbuka kepada publik maka kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi.

Menanggapi aksi tersebut Kapolres Halmahera utara AKBP Erlichson Pasaribu, SH.SIK  mengatakan. “Oknum anggota Satlantas Polres Halmahera Utara sudah kami tangani, saat ini dalam tahap proses penangan kode etik secara internal, Selama tujuh hari bahkan bisa kurang dari tujuh hari”.

Iya melanjutkan, Untuk proses pidana tetap berjalan setelah menerima laporan dari MUI pada kami 18 September 2025. Proses tersebut langsung berjalan ke tahap penyidikan.

“ untuk kasus pidana ada upaya paksa untuk melakukan penahanan tapi memerlukan waktu dari proses kode etik karena akan melibatkan pemanggilan ahli-ahli seperti: ahli bahasa, ahli tafsir, ahli ITE, dan ahli Pidana. Olehnya itu kami memohon kepada saudara saudara saya umat muslim untuk bersabar, kami melakukan penindakan sesuai prosedur dengan cepat dan juga transparan”. Ujarnya.

Kapolres menyampaikan ucapan permohonan maaf atas tindakan oknum anggotanya yang mencedrai kerukunan antar umat beragama.

“ Saya meminta maaf atas tindakan anggota saya atau oknum anggota yang jelas salah, selanjutnya kami akan berbenah diri bagimana sikap kami di dunia nyata maupun dalam bermedia sosial agar bisa memberikan teladan yang baik ”.tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *