BerandaOlahraga

Jelang pelantikan, Askot PSSI Tikep gelar pertemuan

63
×

Jelang pelantikan, Askot PSSI Tikep gelar pertemuan

Sebarkan artikel ini

TIDORE – Menjelang pelantikan, Asosiasi Kota (Askot) PSSI Tidore Kepulauan menggelar pertemuan dengan 14 pelatih dan pengurus Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kota Tidore. Pertemuan santai dan bersahabat dengan sebuah coffe break mejadikan langkah awal pembahasan sejumlah agenda penting, mulai dari penyusunan struktur kepengurusan baru hingga persiapan menghadapi kompetisi resmi.

Ketua Askot PSSI Kota Tidore Kepulauan, Ardiansyah Fauzi, menegaskan bahwa struktur kepengurusan baru nantinya akan diisi oleh orang-orang yang memiliki komitmen dan keahlian di bidang sepak bola.

“Nama-nama pengurus diharapkan lahir dari usulan klub, bukan hanya keputusan internal. Dengan begitu, kepengurusan baru ini betul-betul mewakili seluruh kepentingan sepak bola di Tidore Kepulauan,” ujarnya.

Selain itu, Askot juga membahas persiapan Liga 4 dan Piala Suratin 2025. Tidore bahkan berencana mengajukan diri sebagai tuan rumah.

“Klub-klub harus segera menyiapkan pemain. Untuk Piala Suratin, fokus utama tetap pada Persikota sebagai wakil Tidore,” ungkap Ardiansyah.

Tak hanya perihal internal kepengurusan dan kompetisi, Askot juga akan menggandeng BPJS ketenagakerjaan guna memberikan jaminan perlindungan kerja bagi atlet dan official.

“ kami akan minta data resmi dari klub untuk dimasukkan kepesertaan BPJS. Ini berbeda dengan BPJS Kesehatan karena lebih fokus pada jaminan cedera kerja di lapangan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komite Etik Asprov PSSI Maluku Utara, Muhammad Husain, memberikan apresiasi serta dukungan penuh.
Menurutnya,”langkah awal yang langsung dilakukan merupakan bentuk “Reformasi Total”.

Ia menyebutkan ada dua hal penting yang menjadi perhatian. Pertama. Kondisi Persikota Tidore yang saat ini terdegradasi Liga 4. Ia menekankan pentingnya segera melakukan pendaftaran ulang.

Kedua, terkait mentana kembali sistem perwasitan Yang selama ini terjadi dualisme kepengurusan. Wasit berada langsung di bawah naungan asosiasi melalui Komite Perwasitan. Karena itu, setiap penugasan wasit merupakan kewenangan penuh asosiasi, bukan lembaga lain di luar itu. Tegasnya”.

Askot PSSI Tidore optimis mampu mendorong kompetisi Resmi yang terstruktur dan profesional. Sementara asprov memberikan dukungan penuh demi kemajuan sepakbola daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *