BerandaKabar PublikLingkungan

Dukung Ketahanan Pangan, ICMI Malut Lakukan Pendampingan Kepada Petani

88
×

Dukung Ketahanan Pangan, ICMI Malut Lakukan Pendampingan Kepada Petani

Sebarkan artikel ini

Halut – Kelompok Tani Holtikultura, Pomakomote, di Desa Ngidiho Galela Barat mendapatkan pendampingan dari Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Maluku Utara, Kamis (11/09/2025).

Kegiatan pendampingan tersebut dihadiri Ketua ICMI Maluku Utara Dr. Kasman Hi Ahmad, Sekretaris ICMI Maluku Utara Dr. Herman Oesman, Ketua PKK Halut Hj. Maslina, Ketua Petani Holti Irsad Panggola, perwakilan Kepala Desa Kecamatan Galela Barat, serta perwakilan Kelompok Tani.

Kasman dalam penyampaiannya berkata, petani memiliki peran penting dan strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, maka kita dorong agar petani sebagai unit kecil pembangunan mampu memberikan kontribusi besar bagi semua.

“Petani adalah unit penggerak utama ketahanan pangan. Saya melihat potensi sangat besar dimiliki oleh Kelompok Tani Pomakomote, karena itu adanya pendampingan khusus dan tepat, saya yakin produktivitas pertanian di desa ini meningkat secara signifikan,” ungkap Kasman.

Wakil Bupati Halmahera Utara itu juga mengatakan, profesi petani saat ini telah mengalami peningkatan status secara kebijakan, namun implementasi di lapangan masih perlu diperkuat.

“Kehadiran ICMI merupakan tanggung jawab moral, intelektual dan sosial untuk mendorong peningkatan bidang pertanian,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kasman juga memaparkan arah pembangunan wilayah Halmahera Utara yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Setiap kawasan memiliki karakteristik dan potensi unggulan tersendiri. Di selatan Halmahera Utara, misalnya Kao dan Malifut, masuk kawasan pertambangan dan industri terpadu. Tobelo adalah kota jasa dan Galela difokuskan sebagai sentra pertanian hortikultura. Sementara Loloda kami arahkan sebagai kawasan perikanan terpadu.

“Pendampingan kepada petani, menjadi salah satu unsur strategi utama berbasis potensi yang dimulai dari desa. ICMI hadir ingin memastikan kelompok tani mendapatkan akses pengetahuan, teknologi, dan kebijakan yang adil agar pembangunan pertanian merata,” tambah Mantan Rektor Ummu tersebut.

Hal serupa diungkapkan Sekretaris ICMI Maluku Utara Dr. Herman Oesman bahwa, ICMI Malut solid untuk mendampingi para petani secara berkelanjutan melalui pelatihan, edukasi, dan fasilitasi akses pasar.

“Kami akan fokus pada peningkatan kualitas produksi, efisiensi usaha tani, serta membuka akses pemasaran hasil panen. Selain itu, kami akan mendorong pemanfaatan teknologi pertanian yang sesuai dengan kondisi lokal,” katanya.

Para petani menyambut dengan baik inisiatif ICMI Malut. Mereka mengharapkan agar pendampingan tetap berlangsung, sehingga dapat mengatasi persoalan yang dihadapi petani di tingkat desa, antara lain keterbatasan modal, kurangnya akses teknologi, serta kesulitan dalam memasarkan hasil panen.

“Adanya pendampingan dari ICMI, kami berharap Kelompok Tani Pomakomote menjadi model bagi kelompok tani lain di Halmahera Utara dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan,” tutup Herman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *