Repostnews — Moh Rohadi Do Iskandar resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Nasional (DPC SPN) Kabupaten Halmahera Tengah untuk masa bhakti 2025–2027, Kamis (4/12/2025).
Pelantikan berlangsung di Jati Hotel, dipimpin Ketua DPD SPN Provinsi Maluku Utara Safrudin Tidore, yang hadir bersama jajaran pengurus provinsi dan perwakilan PUK/PSP dari berbagai perusahaan.
Dalam sambutannya Rohadi menegaskan, kehadiran SPN di Halmahera Tengah merupakan wujud komitmen memperjuangkan hak-hak pekerja secara terorganisir, bermartabat dan berkeadilan. “Pekerja bukan sekadar alat produksi, tetapi manusia yang memiliki martabat, hak hidup layak dan masa depan yang harus diperjuangkan. Kesejahteraan pekerja bukan pemberian, tetapi hasil dari perjuangan yang konsisten, bersatu dan terstruktur,” tegas Rohadi.
Terdapat lima fokus utama, lanjut Rohadi, perjuangan DPC SPN Halteng, yakni:
1. Pembentukan PUK/PSP di setiap perusahaan yang beroperasi di Halteng.
2. Memperkuat pembelaan hak normatif pekerja sesuai regulasi.
3. Peningkatan kapasitas organisasi dan SDM melalui pendidikan dan pelatihan.
4. Mendorong penyusunan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) di setiap perusahaan.
5. Membangun hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan antara serikat, perusahaan, dan pemerintah.
Ia juga menyebutkan pekerja yang aman haknya dan dihargai akan bekerja lebih produktif. “Itu artinya perusahaan pun akan tumbuh lebih kuat. Karena itu SPN membuka ruang sinergi dan kemitraan dengan seluruh pihak,” ujar Rohadi.
Ketua DPD SPN Provinsi Maluku Utara Safrudin Tidore menekankan pentingnya konsolidasi organisasi di tingkat kabupaten, khususnya di daerah industri seperti Halmahera Tengah. Ia berharap kepengurusan baru dapat memperkuat keberadaan SPN dan menjadi mitra strategis pemerintah maupun perusahaan. “Kehadiran dinas tenaga kerja dari dua tingkatan pemerintahan ini menjadi sinyal penting bahwa kolaborasi antara serikat pekerja dan pemerintah terus diperkuat. Disnakertrans Halteng dan Disnakertrans Provinsi Malut menyampaikan komitmen untuk mendukung upaya peningkatan perlindungan tenaga kerja serta mendorong terciptanya hubungan industrial yang sehat di setiap perusahaan,” ujarnya.
Selain itu, di hadapan peserta pelantikan, Rohadi menekankan pentingnya menjaga etika perjuangan dan komitmen kolektif. “Keringat pekerja bukan biaya produksi, tapi harga sebuah kehidupan. Solidaritas membuat satu orang kuat, tetapi kolektivitas membuat kita tak tergoyahkan,” tutupnya.
Acara pelantikan dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Halmahera Tengah serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Maluku Utara, sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam penguatan hubungan industrial.











